Membangun desain interior rumah sakit anak yang nyaman adalah langkah penting untuk menciptakan suasana yang aman, ramah, dan menenangkan bagi pasien kecil serta keluarga mereka. Rumah sakit anak membutuhkan konsep interior yang tidak hanya fungsional, tetapi juga penuh warna, ceria, dan mampu mengurangi kecemasan. Dengan desain yang tepat, suasana rumah sakit dapat berubah menjadi ruang yang lebih hangat dan bersahabat.
Konsep Dasar Interior Rumah Sakit Anak yang Ceria dan Menenangkan
Interior rumah sakit anak yang ideal harus menghadirkan warna-warna yang menyenangkan dan visual yang dapat membantu anak merasa lebih rileks. Warna lembut seperti biru, hijau mint, kuning pastel, atau pink pastel sering dipilih karena memberi kesan cerah namun tetap menenangkan. Selain itu, penggunaan ilustrasi karakter, hewan lucu, atau tema alam dapat menciptakan pengalaman yang lebih positif ketika anak memasuki ruangan.
Lingkungan yang nyaman tidak hanya membantu pasien lebih tenang, tetapi juga mempercepat proses penyembuhan secara psikologis.
Pemilihan Warna yang Membuat Ruangan Lebih Ceria

Inspirasi desain interior rumah sakit anak biasanya menggunakan kombinasi warna cerah namun lembut untuk menciptakan suasana ramah. Hindari warna terlalu mencolok yang dapat membuat anak merasa gelisah. Pilih tone warna harmonis yang dapat diaplikasikan pada dinding, lantai, furnitur, hingga dekorasi ruangan.
Penggunaan mural dengan gambar edukatif atau tema fantasi seperti hutan, dunia bawah laut, atau luar angkasa juga dapat menjadi daya tarik visual yang memberikan rasa aman dan nyaman.
Area Penerimaan (Lobby) yang Ramah Anak
Desain lobby rumah sakit anak harus menciptakan kesan pertama yang menenangkan. Furnitur dengan bentuk membulat, warna ceria, dan pencahayaan hangat dapat membuat anak merasa lebih disambut. Tambahkan permainan ringan seperti activity board, buku cerita, atau layar animasi untuk mengalihkan perhatian anak dari rasa takut.
Area ini juga perlu didesain aman dengan material lembut, tidak licin, serta minim sudut tajam.
Ruang Tunggu yang Nyaman dan Edukatif
Interior ruang tunggu rumah sakit anak sebaiknya dilengkapi elemen edukatif dan hiburan kecil untuk membantu anak tetap tenang. Warna-warna cerah, kursi berbentuk lucu, hingga dekorasi tematik dapat menciptakan suasana yang tidak membosankan.
Beberapa rumah sakit juga menambahkan zona bermain kecil dengan mainan edukatif, puzzle, dan buku bacaan. Hal ini dapat mengurangi stres dan mengalihkan fokus anak saat menunggu giliran.
Ruang Pemeriksaan yang Bersahabat
Desain ruang pemeriksaan anak harus mengutamakan kenyamanan dan rasa aman. Gunakan dekorasi visual seperti stiker dinding, mural lucu, atau gambar kartun yang membuat ruangan lebih menenangkan. Furnitur dengan warna lembut, penerangan natural, serta ornamen kecil seperti poster edukasi kesehatan membuat ruangan terasa lebih bersahabat bagi anak.
Tambahkan tempat penyimpanan yang rapi untuk alat medis agar kesan “seram” dapat dikurangi.
Kamar Pasien Anak yang Nyaman dan Menenangkan
Interior kamar pasien anak harus memadukan kenyamanan dan keamanan. Pilih tempat tidur ergonomis, kursi untuk orang tua, serta pencahayaan lembut agar ruangan terasa hangat. Wallpaper atau mural tematik seperti awan, laut, atau hewan dapat memberikan suasana menyenangkan selama masa perawatan.
Area penyimpanan yang rapi dan akses mudah untuk perawat serta orang tua juga penting untuk menjaga fungsi ruangan tetap optimal.
Dekorasi Ruangan yang Menarik Perhatian Anak
Dalam desain interior rumah sakit anak, elemen dekoratif seperti wall art, karakter animasi, atau stiker dinding menjadi bagian penting untuk menciptakan suasana ceria. Dekorasi yang tepat dapat membantu mengurangi rasa takut dan memberikan suasana positif bagi pasien kecil.
Tambahkan elemen dekoratif bertema seperti “hutan bermain”, “taman bunga”, atau “angkasa penuh bintang” untuk memberikan pengalaman visual yang unik.
Pencahayaan yang Lembut dan Menenangkan

Lighting pada rumah sakit anak harus memberikan rasa aman dan nyaman. Gunakan lampu LED warm white untuk area istirahat, sementara pencahayaan lebih terang dapat digunakan pada ruang pemeriksaan.
Hindari cahaya yang terlalu menyilaukan atau terlalu redup. Pencahayaan yang tepat dapat membantu pasien anak tidur lebih nyenyak dan mengurangi kecemasan.
Material Ramah Anak dan Aman Digunakan
Desain interior rumah sakit anak harus menggunakan material aman seperti lantai anti-slip, dinding tahan gores, dan furnitur tanpa sudut tajam. Pilih material yang mudah dibersihkan agar kebersihan tetap terjaga, mengingat ruang rumah sakit membutuhkan standar higienis tinggi.
Material ramah anak seperti vinyl antibakteri atau laminasi halus juga dapat meningkatkan kenyamanan.
Alamat dan Kontak
Alamat: KOMP. SETIA BUDI POINT Jl. Setia Budi No.15 BLOK C, Tj. Sari, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20132
Admin 1: 0877-0006-0961
Admin 2: 0821-8572-5896

Leave a comment